Blessing Based Spiritual Nurture

Setelah 25 Mei;

kuraba kesunyianmu
dalam fajar
dilaut itu

ada kematian yang kau sembunyikan
diam-diam meski kilauan butir pasir berkhabar
masihkah kau simpan matahari
dibalik renda-renda matamu

kitapun merengkuh
perlahan membentangkan jarak
membiarkan kenangan berjatuhan
menjadi pijakan jejak langkah kita

harapan, apapun warnanya, mungkin hanya kemewahan
dan kini aku hanya ingin tertawa
karena kita sempat menikmatinya

lalu kita berjalan meniti kelam,
kau menangisinya
hingga jarum jam letih berdetak

August 1, 2007 - Posted by | 2nd Death

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: