Blessing Based Spiritual Nurture

Jangan Lukai Aku

Kabutpun merapat diluar jendela
tak ada bulan; anginpun masih sibuk di dedaunan
kabut merapat; senyap yang mengendap
disini tak ada percakapan
Malampun susut seketika

kekasihku, tubuh kita pun beku
bara terakhir raib entah kemana
tinggal dingin menggigilkan tubuh
kita diam
tinggal bisik-bisik, senyum munafik
kerjap mata
mengkristal dari cinta,
erang cinta terluka
erang cinta yang terkhianati

Di sebuah February
senyummu pudar entah kemana
berlalu bersama kabut dan angin
ataukah segalanya hanya sebuah
dari sebagian kemunafikanmu

August 11, 2007 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: