Blessing Based Spiritual Nurture

Tentangku


Maka..
akulah arca yang terpahat dari aksara membusuk di musim semi
Langit retak pada bola mataku
lalu tumbuh kota-kota sunyi, ketika dedaunan gugur
sebelum menguning dan burung-burung menanggalkan sayap-sayapnya

Kubaca kembali gemetar purba disekujur tubuh
seperti Adam yang tersesat di rimba lampu-lampu kota
Dan perlahan hari-hari meninggalkanku di persimpangan
ketika mulutku terbaca mengeja mimpi,
segala mimpi tentang sebuah kematian hingga mulutku letih berdarah

Di ujung -ujung rambutku tertanam luka,
akupun bersiap memijah prasasti bagi matahari yang menulis sebuah usia
dalam kenangan yang berlumut.
Matahari yang bukan milikku,
matahari yang membakar almanak menjadi puisi kegetiran seperti kata-kata usang dari bibirmu,
seperti gambar buram pada matamu,
seperti lukisan koyak pada yelapak tangan.

Maka akulah arca,
Batu hitam yang terkapar pada etalase museummu.

January 7, 2008 - Posted by | 2nd Death

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: