Blessing Based Spiritual Nurture

SENJATA KITA

PERJUANGAN BATIN
ADALAH PERJUANGAN SEUMUR HIDUP


Nats: Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis (Efesus 6:11)


Manusia kerap diperhadapkan pada tiga bidang yang memancing kelemahan manusiawi, yakni harta, kekuasaan, seksualitas. Setiap orang bisa tergoda pada salah satu atau lebih bidang tersebut. Siapa pun orangnya, bahkan para hamba Tuhan sekalipun. Status religius sama sekali bukan jaminan bahwa seseorang pasti tahan uji atau kebal salah. Alih-alih kebal salah, status religius acap kali malah
menjadi topeng!

Untuk maksud itulah, Paulus mengingatkan jemaat di Efesus agar mereka mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah (ayat 11). Dan tentunya, ini juga berlaku bagi kita semua. Sebagai orang percaya, kita membutuhkan perlindungan yang menyeluruh atas hidup kita. Mengapa? Karena perjuangan kita sama sekali tidak mudah. Kita harus
berjuang melawan roh-roh jahat di udara dan melawan keinginan jahat di dalam diri sendiri. Sebab itu, kita harus selalu waspada dan siap sedia dalam segala hal, dengan mengenakan setiap senjata yang Dia sediakan. Siapa lengah atau gegabah, akan mudah terpeleset dan jatuh.

Selanjutnya, kita harus senantiasa berdoa dan saling mendoakan di antara saudara seiman (ayat 18,19). Memang, kejatuhan bukanlah akhir hidup kita. Ada orang yang justru dapat memanfaatkan kejatuhannya sebagai awal pembaruan hidup yang sejati. Namun yang pasti, kita semua harus terus memiliki kewaspadaan dan penyerahan diri yang total kepada Allah. Melalui doa, mari kita mohonkan dua hal ini kepada Allah, agar kita tak mudah terpeleset pada tiga bidang godaan yang terus berupaya menjatuhkan kita dalam hidup ini.

Efesus 6:10-20

10. Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam
kekuatan kuasa-Nya.
11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu
dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging,
tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa,
melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh
jahat di udara.
13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah,
supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu
dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan
berbajuzirahkan keadilan,
15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai
sejahtera;
16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab
dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api
dari si jahat,
17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu
firman Allah,
18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di
dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan
permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
19. juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku,
dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku
memberitakan rahasia Injil,
20 yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah
supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana
seharusnya aku berbicara.

March 6, 2008 - Posted by | Renungan

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: